Ada kesalahan di dalam gadget ini

Minggu, 26 Desember 2010

HEAL THE WORLD, JESUS CHRIST IS COMING SOON !

Hai everybody !
Saya ucapin slmt Natal buat kalian yg ngrayain :)
Di artikel ini saya akan coba meringkas isi khotbah yang saya dapet kemaren di gereja saya, GKIm Anugerah Solo. ­­­Sebenernya siy dah lama saya pengen buat ringkasan khotbah, tapi krn takut mengurangi esensinya saya gak jadi-jadi nulis.
Nah, skrg saya akan coba menulis ringkasan khotbah kmrn dengan bbrp poin2. Dengan segala keterbatasan saya, saya berharap tidak mengurangi esensinya ^^

Tema  : Heal The World, Jesus Christ is Coming Soon !
Pembicara : Pdt. Stefanus Theofillus
Natz : Roma 1 : 14-17
  • Yesus lahir ke dunia dengan 1 tujuan, yaitu SALIB. Hal ini adalah satu-satunya berita keselamatan yang harus kita bagikan kepada orang lain.  
  • Di ayat 14, dituliskan “Aku (Rasul Paulus) berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar” Pdt.Stefanus menjelaskan bagian ‘berhutang’ ini dengan sebuah contoh.
Bp. A ingin buka usaha, maka dia meminjam modal sejumlah Rp 50 juta kepada Bp. X. Setelah beberapa waktu, usaha itu maju dan Bp. A mendapat keuntungan Rp 100 juta sehingga dia mengembalikan kepada Bp. X sesuai jumlah hutangnya. Lunas sudah hutang Bp. A kepada Bp. X. Selanjutnya, Bp. A menjadi pengusaha yang berhasil dan memiliki kekayaan bermilyar rupiah. Namun, walo hutang Bp. A kepada Bp. X sudah lunas, Bp. A akan masih terus memiliki sikap hati berhutang (sikap bertrimakasih, sikap balas budi) kpd Bp. X karena modal yang dipinjamkannya sehingga dia bisa sukses.
  • Melalui contoh di atas, jelas bahwa berhutang berarti : (1) menerima sesuatu untuk dikembalikan lagi, dan (2) sikap bertrimakasih / sikap balas budi.
  • Berhutang yang Rasul Paulus maksud adalah sikap hatinya yang selalu ingin berterima kasih atas pemberian Allah kpd manusia (termasuk dirinya) yang tidak akan bisa terbayar dan selesai. Apa yang diberikan Allah tidak akan bisa terbayar dan selesai dan pemberian itulah yang memampukan manusia untuk berbuat baik. Pemberian itu adalah Anugerah Keselamatan. Saya berhutang kepada Allah, pemahaman ini akan menolong untuk mengikis kesombongan – manusia sama sekali tidak punya hak untuk sombong. I am NOTHING without GOD. Penyebab utama kejatuhan para pelayan Tuhan adalah kesombongan.
  •  Apakah berbuat baik dan agama itu menyelamatkan ?
Setiap agama pasti mengajarkan umatnya untuk berbuat kebaikan. Tetapi masalahnya, apakah Surga bisa dicapai dengan berbuat segunung kebaikan ? Atau harus sebaik apakah manusia sehingga bisa memperoleh Surga ?
Ilustrasi :
Seorang ayah punya 2 anak. Sulung bernama dan si bungsu. Suatu ketika mungkin krn kemarahan kepada ayahnya, si sulung mendatangi ayahnya untuk memukul, menampar, menendang, dan menginjak-injak sang ayah. Tentu ayah itu sakit hati. Setahun berlalu, mereka bertemu lagi dan ayah itu masih tidak terima sehingga dia ingin membuat perhitungan dengan si sulung. Namun, si sulung menolak dan membela diri. Si sulung berkata “Ayah, aku tau dulu memang aku berlaku buruk dan salah terhadap ayah. Tapi aku sudah berbuat baik kepada bungsu, aku biayai sekolahnya, aku belikan dia laptop untuk sekolah, aku rawat dia. “
  • Dosa itu adalah urusan antara Allah dengan manusia, dan berbuat kebaikan adalah urusan manusia dengan manusia lain. Dosa tidak bisa diselesaikan dengan berbuat kebaikan.
  • Ayat 14 yang telah saya kutip di atas mengatakan bahwa Rasul Paulus berhutang kepada manusia. Tetapi apabila menyelidiki kitab Roma dengan teliti, yang menjadi kesimpulannya adalah Rasul Paulus berhutang kepada Allah.
Penjelasannya :
1.       Paulus melihat Allah yang abstrak dalam kekonkretan diri manusia (Allah yang jadi manusia = Yesus Kristus)
Jadi secara abstrak, Rasul Paulus berhutang kpd Allah dan secara konkretnya dia berhutang kpd manusia.
2.       Anugerah yang Rasul Paulus terima dari Allah lebih besar sehingga dia berhutang kepada yang kurang / tidak memperoleh Anugerah karena Anugerah itu diperolehnya dengan cuma-cuma.
Ilustrasi :
Seorang ayah punya 2 anak, si A dan si B. Suatu hari, ayah tersebut memberikan uang Rp 100ribu untuk si A dan Rp 10rb untuk si B. Kemudian, A dan B pergi ke toko. Di sana, mereka ingin beli barang yang sama seharga Rp 20ribu. Si A bisa langsung membelinya dan sisa uangnya Rp 80 ribu. Tetapi si B kekurangan uang untuk membeli, sehingga si A mencukupi kekurangannya.
Wajarnya, si B yang berhutang kpd si A.
Namun secara kekristenan, si A yang berhutang kepada B karena dia menerima dengan cuma-cuma lebih besar daripada si B.
3.       Semua orang berhutang kepada Allah, tetapi semua sudah dilunasi oleh Kristus di kayu salib. Jadi, saya berhutang kepada manusia jika saya tidak kabarkan kepada mereka bahwa hutang dosa mereka sudah lunas atas karya salib Kristus.
Ilustrasi :
Bp. Z meminjam uang sebesar Rp 10 milyar kepada seorang kaya, sebut saja Y. Namun, pada akhirnya Bp. Z ini tidak bisa mengembalikan hutangnya. Lalu Bp. Z mendatangi Tuan Y dan memberitahu bahwa ia tidak bisa melunasi hutangnya. Tuan Y adalah seorang yang sangat baik hati, sehingga dia tidak lagi memperhitungkan hutang Bp. Z. Tuan Y menganggap lunas hutang Bp. Z dan bahkan Tuan Y juga memberitahu Bp. Z bahwa semua orang yang berhutang kpdnya sudah dianggap lunas.
Bp. Z berhutang apabila dia tidak mengabarkan kepada semua yang memiliki hutang kepada Tuan Y bahwa hutang mereka sudah lunas.

Kesimpulan dan penerapan yang bisa diambil dari bagian Firman Tuhan ini antara lain :
-          Kita semua adalah orang berhutang kepada Allah. Tetapi hutang itu sudah dilunasi oleh Kristus di kayu salib. Sungguh suatu Anugerah yang tidak terkira. Kita berhutang kepada manusia bila kita tidak mengabarkan kepada dunia bahwa Kristus datang ke dunia untuk melunasi setiap hutang dosa manusia.


-          Bermainlah dengan indah di dunia ini dengan tujuan semata-mata untuk menyenangkan Allah.

Sekian yang dapat saya tuliskan dari khotbah yang saya dengar.  Kiranya memberkati setiap orang yang menyempatkan membacanya. Sekali lagi, semoga tidak mengurangi esensi kebenaran Firman Tuhan yang ingin disampaikan. 

Pengen nambahin 1 ayat :
Ef 2:8-9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Eph 2:8-9 NET
For by grace you are saved through faith, and this is not from yourselves, it is the gift of god;   it is not from works, so that no one can boast.

Tuhan memberkati =)

Jumat, 24 Desember 2010

SSSSTTT !! SELAMAT TIDUR !

Murid sekolah minggu mulai berlatih sandiwara
Hai mari berhimpun dan bersukaria
Panitia Natal sudah menghitung
800.000 untuk konsumsi
300.000 untuk dekorasi
2000 tahun sudah berlalu

Pikiran membayangkan salju menutupi cemara
Natal diromantikkan jadi pigura
Atau dijadikan peringatan zaman purba
Gembala di padang Efrata
Tiga orang majus dengan unta

Itukah isi berita kedatangan Yesus ?

Juruselamat bukanlah bayi di Betlehem
Tapi Rabbi di Yerusalem
Yang memaki kemunafikan
Yang solider dengan si buangan

PengikutNya disuruh melanjutkan
Mempraktekkan keadilan
Memprotes jika kekuasaan disalahgunakan
Menyediakan hati dimana solidaritas diperlukan
Itulah Syalom

Natal lagi
Sudah 2000 tahun syalom dimulai
Tapi, mana syalom ?

Seorang sopir taksi dirampok di Bungur
Di Slipi seorang pemuda tergeletak ditembak dari jip
Yang terus kabur
Di sini selundup, di sana korup

Seorang guru SD menghitung dan melamun
Memegang hadiah jerih payah setahun
Hitungannya tidak sukar
Uang 50.000an 5 lembar

Malam Natal lagi
Malam damai di bumi
Itulah juga kata sang letnan di dataran Golan
Damai di bumi tulisnya kepada keluarga dan taulan
Besoknya ia membom lagi

Gedung itu ramai pada
Selamat ! Selamat !
Orang duduk, berdoa menunduk
Christmas dinner dimulai

Tak jauh dari situ
Dalam sel kantor polisi
Para tahanan duduk terpaku
Sepi, lapar...

Diambil dari Selamat Natal (Andar Ismail)


Kamis, 23 Desember 2010

Tjan photography

Ini foto2 ponakan ku Emily & Natan hasil jepretan Oom-nya. Let's see !

potongan ala Dora the Explorer ^^





ANTARA PALUNGAN DAN SALIB


Waktu kecil kita merindukan Natal
Hadiah yang indah dan menawan
Namun tak menyadari seorang bayi t’lah lahir
Bawa kes’lamatan ‘tuk manusia...
Waktu pun berlalu dan kita pun tahu
Anugerah yang ajaib dari Bapa
Yang relakan Anak-Nya disiksa dan disalibkan
Di bukit Kalvari kar’na kasih....

Karena kita DIA menderita
Karena kita DIA disalibkan
Agar dunia yang hilang diselamatkan
Dari hukuman kekal....

Lagu di atas gak asing lagi di telinga kita kan ? Liriknya begitu bagus dan juga sangat menyentuh. Tapi saat saya masih SMP sampai awal2 SMA, saya sangat tidak suka dengan lagu itu. Kenapa ?
Karena lagu itu membingungkan !

Iya bener, dulu lagu itu begitu membingungkan saya.
Mau dipakai untuk Natal, koq ya nyinggung2 penderitaan Kristus, salib, dan Kalvari. Mau dipakai untuk Paskah koq ya depannya menyebut Natal. Lha trus piye ? :p
Dulu saya berpikir dan punya pemahaman bahwa Natal tidak ada kaitannya dengan Paskah. Ya tau kalo Natal itu Yesus lahir, dan setelah kira-kira 33,5 tahun kemudian Yesus mati trus bangkit 3 hari kemudian. Titik.
Waktu itu saya memandang Natal dan Paskah adalah dua peristiwa besar yang dirayakan umat Kristen tapi berdiri sendiri2.

Beberapa tahun kemudian karena proses pengajaran dari Allah sendiri akhirnya saya mengerti bahwa Kelahiran dan Kematian serta Kebangkitan Kristus adalah peristiwa yang tidak bisa dipisahkan.

Allah Bapa begitu sedih melihat manusia yang diciptakan-Nya tidak lagi hidup sesuai apa yang diinginkan-Nya. Persekutuan dengan Allah Pencipta menjadi terputus karena dosa. Allah yang kudus tidak bisa melihat setitik kehinaan pun. Tetapi karena Ia Bapa Maha Kasih, Ia tidak bisa berhenti mencintai ciptaan tangan-Nya. 
Namun, tidak ada cara lain untuk mengembalikan persekutuan manusia kepada Bapa selain mengutus Putra Tunggal Allah untuk turun menjadi manusia. Dan, Sang Maha Mulia pun dikandung oleh seorang perawan desa yang sederhana, ayah Bayi itu hanyalah tukang kayu.  Palungan yang hina tempat-Nya berbaring di  kandang yang bau dengan ringkikan hewan ternak yang lapar. Ya, Putra Allah, Yesus Kristus lahir dengan cara seperti itu. Namun, kelahiran di malam yang sunyi itu adalah kelahiran yang ajaib. Kelahiran yang membawa pengharapan kekal bagi manusia berdosa. 

Kristus lahir ke dunia untuk menebus dosa manusia. Ia menggantikan manusia yang begitu dikasihi-Nya. Dia merelakan diri-Nya disalib, mati...turun ke dalam maut...tapi kemudian Ia bangkit pada hari ke-3. Kristus, Tuhan kita, menang atas maut. Kemenangan-Nya adalah kemenangan kita yang menjadi milik-Nya. Dan hanya Kristus yang menjadi satu-satunya jalan kepada Bapa.
Manusia yang seharusnya menerima cawan murka Allah, tetapi menjadi dibenarkan karena karya penebusan Kristus. Sungguh anugerah yang tidak terkira. Amazing Grace !

Karena kita (saya) Kristus menderita,
Karena kita (saya) Kristus disalibkan,
Agar dunia yang hilang (termasuk saya) diselamatkan,
Dari hukuman kekal....