Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 24 Agustus 2011

BUKTI CINTA ORTU KEPADA ANAK : MEMBAWA ANAK-ANAK MENGENAL DAN HIDUP DALAM PANGGILAN ALLAH


Mencintai anak2 ditunjukkan dengan membawa anak-anak mengenal panggilan Allah dalam hidupnya dan menolongnya untuk hidup di dalam panggilan itu.

Mengapa ortu perlu untuk membawa anak-anak mengenal dan hidup dalam panggilan Allah bagi hidupnya ?
1.       Karena Allah sebagai Pencipta manusia dan orang-orang percaya memiliki panggilan khusus setiap anak Allah
I Kor 12 : 18 à Allah memberikan kepada setiap anakNya satu tempat khusus dalam tubuh Kristus (artinya tiap anak Allah punya peran tertentu dan Allah pasti memperlengkapi untuk peran itu). Allah punya tugas khusus untuk setiap anakNya dan tugas itu tidak dapat digantikan oleh yang lain.
Contoh :
Galatia 2:7 à ada tugas khusus dari Allah kepada Paulus dan Petrus. Paulus dipanggil menjadi rasul/ pemberita Injil kepada orang Non-Yahudi, Petrus dipanggil menjadi pemberita Injil bagi orang Yahudi.
Paulus punya 1 panggilan dalam hidupnya dan hidupnya ditujukan untuk menyelesaikan panggilan itu. Paulus tahu tempatnya dalam tubuh Kristus dan ia berjuang menyelesaikannya sehingga dia telah siap menerima mahkota yang disediakan Allah dalam kekekalan.
2.       Hidup dalam panggilan Allah memberikan nilai / arti bagi kehidupan ini
                Hidup dalam panggilan Allah akan menerima upah dalam kekekalan. Membuat hidup anak berarti artinya membawa anak-anak mengenal dan hidup dalam panggilannya, yaitu hidup sesuai desain Allah. Sebuah produk tidak akan efektif jika produk itu tidak menjalankan tujuan dia dirancang oleh pembuatnya.
Seseorang bisa menjadi orang hebat di dunia tapi bila dia tidak hidup dalam maksud semula dari Pencipta-nya, maka hidupnya tidak bernilai dan tidak bersukacita. Dalam kekekalan, orang itu akan masuk Surga, hidup bersama Kristus tapi kehilangan upah dalam kekekalan (mahkota).
Kis 20:24 à Paulus tidak perduli dengan apapun bahkan nyawanya sekalipun asal dia menyelesaikan tugas Allah dalam hidupnya.
Musa à memilih melaksanakan panggilan Allah untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir daripada menjadi pangeran Mesir.
Yosua à menyediakan diri sebagai pengganti Musa guna memenuhi panggilan Tuhan dalam hidupnya.
Anak-anak diciptakan oleh Pencipta-nya dengan satu tugas khusus, dan mereka harus hidup melaksanakan tugas itu.

Apakah panggilan Tuhan itu ?
Apakah panggilan Tuhan selalu menjadi full-timer, hamba Tuhan , dll atau menjadi guru, dokter, politikus ?
Panggilan Tuhan adalah ikut serta melakukan pekerjaan yang Tuhan lakukan di dunia ini. Tuhan melibatkan orang-orang percaya dalam menjalankan pemerintahan-Nya di bumi.
Ada 3 hal pekerjaan yang Allah ingin orang-orang percaya terlibat :
1.       Membawa orang-orang yang belum diselamatkan kepada Kristus (pemberitaan Injil)
2.       Melayani orang-orang percaya sehingga mereka menikmati kehidupan persekutuan dalam Tuhan dan bertumbuh menjadi dewasa rohani.
3.       Mengelola dunia (alam dan masyarakat)  menjadi lebih baik

Tiga hal di atas tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain, Allah melibatkan orang percaya dalam hal-hal itu. Mungkin saja Allah memanggil seseorang dengan penekanan kepada salah satu hal itu.
Contoh :
-          Panggilan Paulus adalah pemberita Injil, walaopun dia seorang pembuat tenda, tetapi dia bukan pembuat tenda yg ternama. Paulus juga tidak melupakan tugas kepada masyrakat dengan selalu mengingat orang miskin.
-          Filipus (Kis 6) dipanggil untuk tugas diakonia (menghidupi janda-janda), penekanan tugasnya adalah memelihara orang-orang miskin. Dalam Kis 8:5 Filipus adalah seorang penginjil tetapi panggilan utamanya adalah untuk tugas diakonia (sebagai diaken).
-          Daniel  terlibat dalam tugas pemerintahan supaya mengelola Babel menjadi lebih baik. Daniel selama melakukan tugasnya juga bersaksi / memberitakan Injil.
Panggilan Tuhan bisa menyangkut Pemberitaan Injil, melayani orang-orang percaya dan juga terlibat dalam pelayanan dunia sehingga membuat dunia menjadi lebih baik. Ada orang percaya yang dipanggil menjadi seorang guru, wiraswasta, dll dengan penekanan dia bisa memberitakan Injil atau bisa melayani orang-orang dengan kasih lewat panggilan-nya itu. Orang percaya dipanggil untuk memperbaiki dunia ini.

Bagaimana untuk membawa anak-anak mengenal dan hidup dalam panggilan Allah ?
1.       Ortu harus hidup dalam panggilan Tuhan
Ortu sendiri banyak yang tidak tahu apa panggilan hidupnya. Ortu harus berpikir mengenai hal ini dan tidak ada kata terlambat untuk memikirkannya.
Contoh : Abraham tahu panggilannya untuk keluar dari Ur Kasdim, Ishak dan kemudian Yakub pun bisa mengetahui panggilannya
2.       Mendoakan
Mengapa berdoa itu penting ? Karena sebenarnya Tuhan telah memanggil  sejak sebelum anak-anak lahir (Yer 1:1) à Yeremia ditetapkan menjadi nabi sejak sebelum ia lahir.
Mari berdoa walo anak-anak masih dalam kandungan supaya anak itu nantinya hidup dalam panggilan Tuhan. Jangan hanya berdoa supaya anak-anak  itu sukses secara dunia, tetapi lebih supaya mereka hidup dalam panggilan Tuhan.
3.       Ortu harus menolong anak-anak memfokuskan diri pada hal-hal kekal (persekutuan pribadi, hati bagi jiwa-jiwa, berubah secara watak, karakter, dll)
Bila anak-anak sudah punya tujuan-tujuan kekal maka sebenarnya ia sedang digiring untuk menemukan panggilan spesifiknya karena panggilan Tuhan itu berguna untuk mengerjakan tujuan-tujuan kekal.
4.       Menemani anak-anak mendengarkan suara Tuhan
Dari mana suara Tuhan didengar untuk panggilan-Nya ?
a.       Secara alamiah
Panggilan Tuhan bisa berangkat dari kemampuan alamiah anak-anak (bakat,  minat, IQ, kemampuan akademis, dll), mengembangkan kemampuan-kemampuan alamiah tersebut akan berguna bagi anak-anak dan mungkin dipakai Allah untuk menyelesaikan panggilan-Nya.
b.      Karunia-karunia rohani
Setiap orang percaya diberi minimal 1 Karunia Rohani. Karunia Rohani  adalah kemampuan untuk menyelesaikan tugas khusus yang Dia berikan.
Paulus memiliki karunia sebagai pemberita, rasul dan guru, karunia-karunia itu menolong Paulus untuk menyelesaikan panggilan Allah dalam hidupnya.
c.       Beban hati dan persekutuan pribadi
Menolong anak-anak untuk tujuan kekal biasanya anak-anak itu akan tumbuh dalam hatinya untuk mengerjakan sesuatu yang bermakna. Lewat persekutuan pribadi, Allah berbicara melalui Firman-Nya.
5.       Ortu berkonsultasi dengan pemimpin rohani anaknya
Membicarakan apa kira-kira panggilan anak-anaknya supaya bisa memperlengkapi dengan pendidikan yang tepat, dsb.

Senin, 15 Agustus 2011

BUKTI CINTA ORTU KEPADA ANAK-D. MEMBAWA ANAK BERTUMBUH SECARA ROHANI

Pengertian pertumbuhan 

(II Kor 3:18)
        Seorang percaya sewajarnya mengalami perubahan kemuliaan dalam memancarkan keserupaan dng Tuhan Yesus. Pertumbuhan adalah perubahan seseorang semakin serupa dengan Tuhan Yesus, dikatakan dewasa rohani, ditunjukkan dalam keakraban dengan Allah, watak yang menyerupai Kristus dan memiliki kerinduan/beban untuk keselamatan orang lain.
·      Keakraban dengan Allah = pengenalan --> relasi yang dalam dengan Allah
Pentingnya mengenal Allah :
Yeremia 9:23 --> berhubungan karib dengan Allah : bisa mendengar Firman Tuhan dari Alkitab, bisa menyampaikan isi hati kepada Allah dalam doa dan Allah menjawab doa2nya, bisa mengerti pimpinan Allah dalam hidupnya.

·      Serupa dengan Kristus dalam watak
Gal 4:19 --> watak yang berubah yang makin menyerupai Tuhan Yesus (seperti dalam Buah Roh : makin menyatakan kasih, sukacita, kelemahlembutan, kesabaran, dll)
·      Memiliki beban untuk keselamatan org lain
Mat 9:36 --> kerinduan Kristus untuk org2 yg belum diselamatkan supaya mereka juga mendengan tentang keselamatan.

Mengapa pertumbuhan rohani merupakan hal yang penting bagi anak2 ?
1.       Karena pertumbuhan merupakanperjalanan hidup yang wajar bagi seorng anak Allah
Anak Allah sewajarnya bertumbuh, kehidupan rohani diumpamakan seperti kehidupan fisik. Awalnya bayi rohani, kemudian semakin bertumbuh.
Kalo tidak bertumbuh, artinya menjalani hidup yang tdiak wajar. Akibatnya tidak mendatangkan kebahagiaan.
2.       Karena pertumbuhan rohani membuat anak2 mengalami sukacita
Pertumbuhan rohani mendatangkan sukacita karena membuat kepribadian anak bertumbuh menjadi dewasa.
I Kor 3 : seorng Kristen yang masih kanak2 ditunjukkan dengan iri hati dan perselisihan à tidak akan mengalami sukacita.
Anak2 yang bertumbuh secara rohani, semakin dewasa tidak mudah iri hati, mudah marah, dll sehingga hidupnya tenang. Juga memiliki jaminan dalam hidupnya sehingga tidak merasakan ketakutan dalam dunia yang goncang, tetapi merasakan damai sejahtera.
3.       Karena dunia ini jahat
Di dunia ini, dimana-mana terjadi kerusakan, kekacauan.
Efesus 5 : 16 à hari2 yang kita lalui adalah jahat, iblis bekerja dengan berbagai cara untuk merusak anak2 (supaya tidak kudus, mementingkan yang sementara, bersaing, dll). Dunia yng rusak ini tidak bisa diatasi dengan prestasi, kekayaan, seminar motivasi, dll tetapi hanya bisa dikalahkan di dalam nama Yesus dan tinggal di dalamNya.
 4.       Pertumbuhan rohani membuat seseorang berguna bagi orang lain
Dunia ini mencari orang2 yang tenang, yaneg kuat kepribadiannya, yang bisa tetap teguh di tengah goncangan karena dia memiliki relasi yang erat dengan Allah, dia akan dicari orang karena dia bisa memberi ketenangan dan pertolongan bagi orang lain.

Terkadang ortu melakukan hal2 yang salah untuk membuktikan cintanya, seperti berikut :
1.       Memberi materi berlimpah
Ortu menganggap bahwa hidup berarti bila punya banyak materi. Materi itu terbatas dan mengikat. Anak2 yang tidak bertumbuh dan diberi materi, materi itu malah akan menghancurkan hidupnya.
2.       Memberi pendidikan baik dan tinggi
Itu semua tidak salah. Tetapi bila orang tua mengejar sekolah2 favorit bagi anaknya, dll tanpa  mementingkan pertumbuhan, maka pendidikan sebaik apapun tidak akan memberi kemantapan hidup di dunia ini.
3.       Membawa anak2 dalam kegiatan pelayanan rohani
Anak2 sibuk pelayanan, ortu berpikir anaknya sibuk pelayanan maka pasti bertumbuh. Namun, perlu diingat bahwa pelayanan rohani tanpa pertumbuhan = merusak kehidupan anak2.

Bagaimana untuk membawa anak2 bertumbuh secara rohani ?
1.       Ajarkan anak2 punya persekutuan pribadi dengan Tuhan
Ajar anak2 untuk bersaat teduh sejak dini, membaca Firman Tuhan, mengambil penerapan, dan memiliki waktu doa secara teratur.
Ortu memantau hubungan anak dengan Tuhan. Selain itu keluarga2 Kristen harus punya mezbah keluarga secara rutin.

2.       Ajarkan prinsip2 rohani berdasarkan Firman Tuhan
Mengajarkan prinsip2 rohani tidak harus menunjukkan ayatnya lebih dulu. Contoh : ajarkan ketaatan, berbuat baik, rendah hati, menghemat keuangan, dll.
Gunakan setiap keadaan untuk mengajarkan hal2 itu, tanpa menggurui dan marah2 dalam mengajarkannya.
3.       Memberi teladan
Ortu harus punya persekutuan pribadi sendiri dengan Tuhan sehingga bisa jadi teladan bagi anak. Ortu harus menunjukkan prinsip2 rohani dalam kehidupan sehari-harinya. 

 4.       Bawa anak2 belajar Firman Tuhan secara teratur
Firman Tuhan-lah yg bisa mengubah kehidupan seseorang. Ortu perlu mengajarkan kehidupan Kristen yang sistematis (belajar 5 jaminan utama, ketaatan, memberi persembahan, dll). Kalo ortu belum mampu menjalankannya, bawa anak2 ke gereja dan lembaga pelayanan yang punya materi pembinaan yang sistematis.
5.       Mendoakan anak2 dengan teratur
Terutama doakan untuk pertumbuhan rohani anak2, bukan hanya hal2 jasmani saja (meskipun tidak salah). Tetapi terutama untuk wataknya, untuk bebannya kepada jiwa2, dll.
6.       Menjaga lingkungan pergaulan anak2
Bawa anak2 ke tempat pergaulan yang baik, dan batasi dalam lingkungan yang tidak  baik. Ingat, pergaulan yg buruk merusak kebiasaan yang baik.


Live streaming Menjadi Murid Sejati 15 Agustus 2011(Bp. Gunawan Sri H)



Senin, 08 Agustus 2011

I LOVE MY INDONESIA :)



Betapa kita tidak bersyukur
Bertanah air kaya dan subur
Lautnya luas, gunungnya megah
Menghijau ladang, bukit dan lembah
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung Maha Kuasa…
Itu semua berkat karunia Allah yang Agung Maha Kuasa…

Guys, beberapa hari ini dengan / tanpa sadar aku ngrenungin syair lagu itu n menyadarkanku hal yang sudah lama ku lupakan : bersyukur buat alam negeriku Indonesia.

PS : tanpa sadar maksudnya tiba2 nyanyi, n dengan sadar artinya emang pengen nyanyi itu dng sebelumnya mikir “mo nyanyi2 apa ya ?” :D

Gambar2 ini aku dapet dari Om Google n ini cuma sebagian kecil dari keindahan alam Indonesia (aku yakin 
yang di pelosok2 negri ini masih sangat buanyak tempat2 yang super duper indah n alami), cekidot !

Gunung Bromo dan Semeru di Jawa Timur


Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya yang jd  kebanggaan dan aset wisata  masyarakat Sumatra Utara


Green Canyon di Pangandaran Jawa Barat

Karimun Jawa nan eksotik dan alami



Pantai Nampu yang masih virgin
di pelosok Wonogiri Jawa Tengah

 Laut Bunaken dengan taman di dasarnya yang sangat menawan

Danau Batur di Bali yang identik dengan Kintamani

Gunung Rinjani di Bali

Pantai Sundak di daerah Bantul

 At least ngunjungi pantai ini dulu lah klo belum bs yang laennya :p (kan deket)

Tangkuban Perahu di Jawa Barat yang terkenal karena legenda-nya

 Inget ya, bbrp tempat di atas cuma sebagian kecil tempat2 indah nan eksotik di seluruh Indonesia. Betapa kita gak bersyukur coba ?! :D

Gak cuma itu, Indonesia juga indah sekali dengan hamparan sawahnya yang luas menghijau dan hasil2 tanahnya yang sangat beragam,




Trus, selain bersyukur, scr praktis apa lagi dong yang bisa kita lakukan sbg anak2 Tuhan ?
1.      Jangan buang sampah sembarangan
Larangan klasik yang hampir di mana2 ada, tp bila semua orang Indonesia (at least anak2 Tuhan di Indonesia) mematuhinya, dampaknya akan sangat Woooow!!
Bayangkan bila 1 orang membuang 1 bungkus permen di jalan/di tempat2 yg gak seharusnya, n itu dilakukan oleh 1000 orang aja di Indonesia ini…hmm…. Sekitar kita akan penuh dengan sampah.
So, cara praktisnya kalo ke mana2 bawa kantong plastik yang bisa diselipin di dalem tas/kantong. Jadi klo kita punya sampah n gak ada tempat sampah, bisa kita kumpulin dlu di kantong plastik itu. Ato kalo mau lebih ramah lingkungan, kantongi dulu bungkus yang mau kita buang itu (pengalaman pribadi :p), hehehe.

2.      Kurangi pemakaian barang2 plastik
Aku punya cara praktis yang pasti bisa dilakuin anak2 Tuhan buat irit pemakaian plastik : kalo ke gereja/ke mana pun selalu bawa botol minum sendiri. Jadi kalo di gereja udah disediain galon air mineral, tinggal isi aja. Gak usah minum pakai air dalam kemasan gelas plastik, boros n gak ramah lingkungan :p

Yang pasti kita sebagai anak2 Tuhan udah sewajarnya berdoa bagi negri ini, karena apa? Ya karena Tuhan demikian cinta kepada negri Indonesia ini, kita sebagai anak2Nya sewajarnya mencintai apa yang Dia cintai :)


Guys, emang siy kadang rasanya sulit buat berdoa bagi bangsa ini karena kita udah jenuh dengan segala permasalahan yang ada yang sebenernya kita sendiri gak ngerti kapan selesainya (politik, ekonomi, kriminal, dll). Tapi cobalah untuk mendaftar kebaikan Tuhan bagi negri ini dan berdoalah untuk setiap itu.

Let’s pray n do something for Indonesia ! :)





BUKTI CINTA ORTU KEPADA ANAK - MEMBAWA ANAK2 MEMILIKI TUJUAN2 KEKAL


 Bukti cinta ortu kepada anak yg ketiga adalah membawa anak memiliki tujuan2 kekal bagi hidupnya. Setelah ortu menolong anak mengalami keselamatan, membangun identitas pada anak2, maka prioritas ketiga adalah membawa anak2 memiliki tujuan2 kekal karena setelah anak2 menerima Kristus hidupnya memiliki dimensi kekal.
Pentingnya membawa anak2 memiliki tujuan2 kekal adalah :
1.    Seorang anak Allah (seorang anak yang telah menerima keselamatan) telah dikembalikan lagi ke dalam desain penciptaan yang semula
Desain penciptaan semula (sebelum jatuh ke dalam dosa) adalah memiliki tujuan2 kekal.
Efesus 2 : 10
Ortu yang membawa anak2nya menjadi anak2 yang berhasil, tetapi tidak membawa anak kepada tujuan yg Allah tetapkan maka anak2 itu akan menjadi produk yg salah (ciptaan yg salah desain = tdk berguna).

2.     Menikmati kesenangan sementara tidak ada artinya bila dibandingkan dengan kesenangan kekal
II Kor 4:17-18 --> Paulus menceritakan bahwa penderitaan saat ini adalah baik karena mengerjakan kemuliaan kekal yg nanti dia peroleh yang jauh lebih hebat lebih mulia. Apa yang tidak kelihatan adalah jauh lebih luar biasa daripada apa yang kelihatan.
 Seperti jagat raya, yg tidak kelihatan jauh lebih menakjubkan drpd yang kelihatan :)
Membawa anak2 sukses di dunia (kaya, terkenal, dll) tidak ada artinya bagi anak2 setelah mereka memasuki kekekalan.
Apa yg mereka bawa kepada kekekalan jika hidup hanya menikmati yang sementara ?

3. Apapun yang sementara ini betapapun senangnya tidak mendatangkan kebahagiaan sejati
Perumpamaan penabur (Luk 8:14) --> kenikmatan2  yang bersifat sementara (hebat, terkenal, kaya dll) yang tidak berhubungan dengan kekekalan bisa (bukan selalu) membuat Firman Tuhan tidak bertumbuh dan mendatangkan kesusahan.
Cinta akan uang = akar kejahatan, keinginan untuk berkuasa = mendatangkan keangkuhan --> tidak akan menikmati hidup krn kekayaan, kekuasaan, dsb  mendatangkan kecemasan, kekuatiran, persaingan, dll.
Tujuan2 kekal akan mendatangkan bukan hanya sukacita nanti, tetapi sukacita yang  dinikmati sekarang. 

4.     Karena hidup ini kekal (menerima keselamatan = hidupnya berdimensi kekal, tdk sementara)
Apapun yang harus kita lakukan saat ini harus dihubungkan dengan apa yang kita jalin dalam kekekalan. Apapun menjadi tidak berarti bila dalam kekekalan nanti tidak bisa dinikmati, ingatlah bahwa hidup dalam kekekalan jauh lebih panjang waktunya daripada hidup di dunia.
Hidup kekal bukan hanya hidup setelah kematian, tetapi saat ini yaitu hidup berdasarkan nilai2 kekal. Yang sementara tidak mendatangkan kebahagiaan sejati.


Tujuan kekal diciptakan Allah bagi orang2 percaya (saat penciptaan dan kelahiran baru) yaitu :

 1.       Mengenal Allah
Filipi 3:7-8 --> tujuan hidup Paulus sebelumnya : hebat, terkenal, punya kedudukan, tetapi itu semua  menjadi dianggap rugi (sampah) karena pengenalan akan Allah jauh melebihi semua itu.
Mengenal Allah ditunjukkan dengan :
a.       Pengetahuan yg bertambah tentang Allah
b.      Keintiman dengan Allah yang makin dalam
2 hal itu saling berkaitan. Keintiman harus berdasarkan pengetahuan yg benar, pengetahuan harus diikuti keintiman.

2.       Menjadi serupa dengan Yesus Kristus
Roma 8:29 à orang2 percaya ditentukan untuk menjadi serupa dengan Kristus.
Serupa Kristus = perubahan watak yang makin menyerupai watak Kristus. Seperti apa ? Contohnya adalah Buah Roh yang semakin nyata.

3.       Melaksanakan Amanat Agung
Matius 28:19-20 --> melaksanakan Amanat Agung = terlibat dalam menolong orang lain (memberitakan Injil dan memuridkan)


Ortu yang mengasihi anak adalah ortu yang menolong anak2nya untuk memiliki tujuan2 kekal itu dan memperjuangkannya.
Anak2 perlu ditolong dalam menjalani hidup yang wajar (sekolah, kerja, menikah,  dst), tetapi ortu harus membawa anak2 menjalani setiap hidup yg wajar itu dengan perspektif kekekalan (sekolah, kerja,  menikah harus ada hubungannya dalam pengenalan akan Allah, menolong menjadi serupa Kristus, dan melaksanakan Amanat Agung)

Ortu seringkali mengajar anak2 untuk mengejar hal2 yg sementara (contoh : cita2). Itu semua tidak salah, baik bila berkaitan dengan kekekalan. Ortu yg menekankan hal2 sementara dengan cara2 yang baik (contoh : menjadi dokter harus menolong orang miskin) itu baik tetapi bila tidak berhubungan dengan kekekalan, belumlah yang terbaik.

Bagaimana cara membawa anak2 pada tujuan2 kekal ?
Ibrani 11:23 --> Karena iman maka Musa lebih suka menderita karena kekayaan Mesir dianggapnya tidak berguna karena pandangan Musa sejak kecil (dalam didikan ortunya) diarahkan pada kekekalan.

Praktisnya :
1.       Dorong anak2 punya identitas sebagai anak Allah (teguh dan tidak butuh identitas apa2 selain sebagai Anak Allah - menjadi Anak Allah sudah cukup bagi dia)
 baca di SINI
2.       Mengajar secara bertahap tentang kehidupan dan hidup kekal --> secara pelan2 menanamkan tujuan2 kekal (melalui ibadah keluarga, pembicaraan sehari2, dll)
3.       Mengajar anak2 mengambil keputusan berdasarkan tujuan2 kekal (memilih sekolah, pekerjaan, PH, dll), dengan bertanya :
Apakah sesuai dng FT (tdk melanggar) ?
Apakah memuliakan Tuhan ?
Apakah membuat hidup makin kudus dan bertumbuh ?
Apakah membuat semakinmengasihi orang lain ?
Apakah menolong dalam melakukan Amanat Agung ?
4.       Ajak anak2 melihat bahwa setiap kejadian ada campur tangan Allah
Keberhasilan dan kegagalan adalah sarana untuk mengasah watak.
Teladan ortu --> ortu harus hidup pada tujuan2 kekal 
5.   Dorong anak2 bertumbuh secara rohani – dorong anak2 ikut PA, dsb


by : Mas Gun (dng sedikit tambahan dari saya)
(Resume : Menjadi Murid Sejati (Radio Immanuel 101.00 FM/www.jogjastreamers.com - Immanuel FM)