Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 12 Januari 2011

A LESSON FROM A MOUSE (again... :p)

Lagi2 dapet pelajaran berharga dari seekor tikus, yg pertama cekidot : http://www.facebook.com/#!/note.php?note_id=187303306188

Nah, kali ini dapet pelajaran lagi dr hewan itu n membuatku kembali bersyukur krn diingatkan tentang kebenaran ini. 
 
Satu tikus lucu, mulut panjang, warna abu2 sdikit dekil, dng jari yang kecil2 terjebak di dlm perangkap kawat yang dipasang dkt pagar rumah. Tikus ini (maybe siy...entahlah klo trnyt salah tangkap alias dia cuma kambing hitam :p maksudnya sapa tau temen2nya gt yg biasanya “maen” ke rumahku tp pas dia yg ketangkep, hihihi :D) 

Aku perhatikan tikus ini kebingungan d dalem perangkap, coba2 manjat, puter sana-sini cari celah buat keluar. Mana bisa ? Lubang yg ada cuma sebesar moncongnya gt. Andai aku bisa baca pikiran tikus, mungkin dia mikir gini kali yee “ Busyet! Gmn keluarnya niy, semua ditutup. Aduuuh sampe kapan gw di sini ?? Bisa mati niy gw...Nyaak, Babeee...tolongin gw donk!!”
Ato mungkin gini, “Aiiihh tadinya kan gw cuma iseng2 masuk krn liat ada makanan enak d sini, eehh koq malah skrg dikurung siy..?!”,
Ato gini, “Tolong donk siapapun yg lewat, bebasin gw...Gw kapok, gak mau lagi maen2 d sini, kapok tujuh turunan dah! “ :P :P :P


Eeiitss...sepertinya ini gambaran diriku deh.. Bentar2. Hmm....Iya bener.. . tikus dalam perangkap itu adalah gambaran hidupku dulu :)

Tikus itu tergiur akan sesuatu, akibatnya dia terjerat perangkap, dia gak tau bakal terkurung sampe kapan, bahkan bisa sampe mati, dia gak tau gimana cara keluar dr perangkap itu. Hanya satu cara yang bisa bikin tikus itu keluar dr perangkap, yaitu ada seseorang yang membuka pintunya dan melepaskannya keluar (yg pasti bukan sesama tikus lah yaw..:p)

Like me....
Dulu aku juga kayak tikus itu, terkurung dalam jerat maut gr2 tergiur sama dosa (for the payoff of sin is death, Romans 6:23a NET).  Kayak tikus itu, aku terkurung tanpa tau sampe kapan, meronta2 cari jalan keluar dari jerat itu, gak tau gimana cara keluarnya,  gak ada seorangpun yang sanggup bebaskan aku dari jerat itu, selamanya aku akan terkurung di sana.

Namun, kisahnya menjadi berbeda karena ada Seorang Pribadi yang begitu mengasihiku. Pribadi itu mau datang dan membuka pintu maut yang menjeratku, walopun untuk itu DIA harus mengorbankan diri-Nya...

Namun...Raja kegelapan yang menguasaiku, bapa segala dusta itu tidak akan merelakan diriku lepas dari jeratnya begitu saja. Ia meminta harga yang begitu mahal untuk menebus diriku, dan semua itu telah dibayar lunas oleh Pribadi yang membebaskanku.

Pribadi itu diremukkan atas pemberontakan dan kejahatanku,
Dia dihina, ditindas, dianiaya, menanggung sengsara karena kesalahanku,
Dia digantung berjam-jam lamanya di atas kayu salib,
Terpisah dari negeri orang-orang hidup,
Bapa-Nya pun memalingkan muka daripada-Nya,
Pribadi itu mati, turun ke dalam kerajaan maut,
Namun Dia bangkit, kematian tidak lagi menguasai-Nya,
Dia telah membuka pintu jerat maut supaya orang-orang pilihan-Nya bebas,
Dia memberikan hidup-Nya supaya aku hidup,
Dia telah membayar lunas diriku,
Pribadi itu menghargaiku seharga hidup-Nya,
Pribadi itu adalah Yesus, Juruselamat-ku yang hidup.

“for all have sinned and fall short of the glory of god.” Romans 3:23 NET

Setiap manusia berdosa, termasuk anda dan saya; dan upah dosa ialah maut (Roma 6:23). Anda dan saya membutuhkan anugerah keselamatan. Anugerah (grace-the gift of God) itu hanya bisa diperoleh di dalam Yesus yang telah mengalahkan kuasa maut. So, terimalah Yesus dan hiduplah di dalam Dia karena Dia-lah satu-satunya jalan dan kebenaran dan hidup – jalan keselamatan :)

"I am the way, and the truth, and the life. No one comes to the father except through Me (John 14:6 NET)

Bagi yang belum menerima keselamatan dari Yesus, undanglah Dia masuk ke dalam hatimu melalui sebuah doa singkat ini :
Tuhan Yesus,saya sadar kalo aku orang berdosa dan butuh keselamatan. Saya membutuhkan Juruselamat, yaitu Engkau. Saya mohon agar darah Yesus yang menyucikanku dari segala dosa. Saya  percaya Engkau telah mengalahkan maut, Engkau juga yang sanggup memulihkanku.  Saat ini, saya mengundang Engkau masuk ke dalam hatiku sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamatku. Terima kasih Yesus, di dalam nama Yesus saya berdoa. Amin.

“for the payoff of sin is death, but the gift of God is eternal life in Christ Jesus our Lord." (Romans 6:23 NET)











Tidak ada komentar:

Posting Komentar